Makalah Karangan Deskripsi
MAKALAH
KARANGAN DESKRIPSI
Disusun oleh:
HUMAIRA PUTRI YASMIN ( 1910414220002 )
INDRA SASONGKO ( 1910414310041 )
Dosen Pembimbing:
DANA ASWADI, M. Pd
PRODI ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN
2019
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi kemudahan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Tanpa pertolongan nya tentunya kami tidak akan sanggup untuk menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktu. Shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan syafa’atnya di akhir nanti.
Kami tentu menyadari bahwa makalah yang telah kami buat masih jauh dari kata sempurna dan masih terdapat banyak kekurangan di dalamnya. Untuk itu, kami sangat menerima kritik serta saran dari pembaca makalah ini, supaya makalah ini nantinya dapat menjadi makalah yang lebih baik lagi. Kemudian apabila terdapat banyak kesalahan di dalam makalah yang telah kami buat, maka mohon maaf sebesar-besarnya.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Bahasa Indonesia kami yang telah membimbing dalam pembuatan makalah ini.
Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat. Terima kasih.
Banjarmasin, 21 September 2019
Penulis
DAFTAR ISI
Kata pengantar...........................................................................................................................
Daftar Isi.....................................................................................................................................
Bab I ( Pendahuluan )
A. Latar Belakang..............................................................................................................
Bab II ( Pembahasan )
A. Pengertian Karangan Deskripsi..................................................................................
B. Ciri – Ciri Karangan Deskripsi..................................................................................
C. Jenis – Jenis Karangan Deskripsi................................................................................
D. Langkah – Langkah Dalam Membuat Karangan Deskripsi.....................................
E. Contoh – Contoh Karangan Deskripsi........................................................................
Bab III ( Penutup )
A. Kesimpulan...........................................................................................................................
B. Saran.....................................................................................................................................
Daftar Pustaka.................................................................................................................................
Bab I ( Pendahuluan )
A. Latar Belakang
Dalam kehidupan manusia sehari-hari, bahasa merupakan alat yang paling utama dalam berkomunikasi. Pentingnya bahasa tersebut dapat dilihat pada setiap aktivitas manusia yang selalu menggunakan bahasa sebagai wahana pokoknya untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikan. Oleh karena itu, peranan bahasa sangat penting artinya sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. dalam proses komunikasi terdapat empat keterampilan yang berbeda, namun saling berhubungan yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis.
Dalam menulis karangan deskripsi penulis memindahkan kesan-kesanya, pengamatan, dan perasaanya kepada pembaca. Sasaran yang ingin di capai penulis deskripsi adalah menciptakan daya khayal atau imajinasi pada pembaca, dalam pelaksanaan pembelajaran pembelajaran ketrampilan menulis karangan deskripsi ini, mahasiswa masih banyak yang masih menyimpang dari arah dan tujuan, itu terlihat ketika menulis ide atau gagasan yang tidak logis dan tidak sistematis, sehingga hasilnya tidak memberikan penjelasan suatu pokok pikiran kepada pembaca.
Bab II ( Pembahasan )
A. Pengertian Karangan Deskripsi
Karangan deskripsi merupakan sebuah karangan yang menunjukkan suatu objek atau kejadian yang sangat jelas sehingga seolah-olah pembaca bisa ikut merasakan, melihat atau mengalami sendiri hal yang dibahas dalam karangan. Seringkalu hal yang menggambarkan dalam karangan deskripsi adalah hasil pengamatan panca indera.
Karangan deskripsi memiliki ciri-ciri antara lain sebagai berikut:
1. Karangan menggambarkan sebuah objek yang nyata atau bisa diterima oleh panca indera.
2. Karangan menunjukkan suatu objek dengan sangat jelas sehingga membuat pembaca seolah ikut merasakan atau mengalami sendiri apa yang dijelaskan penulis.
3. Karangan mempunyai sifat objektif, dengan bahasa lain penulis menunjukan sebuah objek atau benda secara nyata dan apa adanya, tidak berpihak.
4. Karangan dibuat dengan metode impresionistis (subjektif), realistis (objektif) atau sikap penulis.
C. Jenis-Jenis Karangan deskripsi
Karangan deskripsi memiliki tiga macam jenis karangan, Yaitu karangan deskripsi spatial, karangan deskripsi impresionatis, dan Karangan deskipsi realitis. Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis karangan deskripsi tersebut, Yaitu:
1. Karangan Deskripsi Spatial
Karangan deskripsi spatial merupakan karangan deskripsi yang menggambarkan objek berupa tempat atau ruang. Penulis menceritakan atau menggambarkan suatu tempat atau ruang berdasarkan kondisi nyata sehingga pembaca dapat membayangkan dengan jelas tempat yang dimaksud.
2. Karangan Deskripsi Impresionatis
Karangan deskripsi dapat juga disampaikan secara subjektif. Jenis karangan yang menggambarkan suatu objek secara subjektif atau sesuai apa yang dirasakan dan dilihat oleh penulis. Pandangan pembaca yidak terlalu diperhatikan oleh penulis.
3. Karangan Deskripsi Realistis
Karangan deskripsi ini disampaikan kepada pembaca secara objektif.cara penyampaian objektif diartikan bahwa apa yang disampaikan pembaca melalui karangan adalah nyata apa adanya. Penulis tidak menuliskan kesan atau pendapat pribadi tentang objek yang diceritakan.
D. Langkah-Langkah Dalam membuat Karangan Deskripsi
Dalam membuat suatu karangan deskripsi harus mengetahui langkah-langkah untuk membuat karangan deskripsi dengan baik dan benar. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam membuat atau menulis karangan deskripsi dengan baik dan benar:
1. Menentukan Tema Karangan
Langkah mendasar dan paling awal dalam menyusun karangan adalah menentukan tema. Tema akan menjadi inti dari karangan/tulisan yang akan dibuat. Tema juga diartikan sebagai pokok pikiran karangan. Amanat dari karangan juga terlihat dari tema. Selain tema, perlu juga diperhatikan topik karangan. Topik merupakan pokok pembicaraan dalam suatu karangan. Misalkan Anda mempunyai tema kesehatan, maka topik yang dapat dipilih antara lain kesehatan diri, kesehatan keluarga, kesehatan sekolah, atau kesehatan lingkungan.
2. Menentukan Tujuan
Setelah menentukan tema, maka langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan penulisan karangan. Tujuan ini akan sangat berpengaruh dalam panjang, sifat, dan cara penyajian karangan. Tanpa tujuan yang jelas, karangan dapat menjadi suatu karangan yang buruk atau tidak dipahami oleh pembaca. Dengan menentukan tujuan, penulis juga akan lebih mudah dalam menyusun kata-kata.
3. Mengumpulkan Informasi
Untuk dapat menyajikan sebuah karangan deskripsi yang berkualitas, penulis sebaiknya menggunakan data berdasarkan hasil pengamatan. Penulis dapat mengamati secara langsung objek ataupun peristiwa yang berkaitan dengan topik karangan. Data yang dikumpulkan dapat berupa gambar, contoh, angka, grafik, atau statistik.
4. Membuat Kerangka Karangan
Langkah selanjutnya dalam menyusun karangan deskripsi adalah membuat kerangka karangan. Kerangka karangan merupakan kumpulan ide-ide pokok dari setiap paragraf yang akan disusun. Proses ini akan sangat penting karena sistematika dan baik buruknya karangan akan bergantung pada proses ini. Kerangka karangan merupakan pedoman dalam membuat karangan. Kerangka karangan akan membuat isi karangan masih pada jalur yang diinginkan, jelas dan terarah sesuai topik utama.
5. Mengembangkan Kerangka Karangan
Setelah kerangka karangan selesai disusun, maka tahap selanjutnya adalah pengembangan kerangka menjadi bentuk tulisan atau karangan. Pengembangan ini dilakukan satu per satu dari setiap ide pokok yang telah disusun. Penggunaan kata penghubung akan sangat berperan dalam langkah ini. Hal ini bertujuan untuk membuat sebuah karangan yang logis dan terpadu. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kerangka karangan antara lain isi ide pokok, urutan ide pokok, kosakata, dan ejaan yang digunakan.
6. Menyunting Karangan
Langkah terakhir dalam penyusunan karangan deskripsi adalah proses penyuntingan. Tahap ini tidak kalah penting dengan tahap-tahap sebelumnya. Penyuntingan bertujuan untuk memastikan karangan aman dari kesalahan kata, ejaan, atau bahkan alur cerita yang tidak jelas.
E. Contoh-Contoh Karangan Deskripsi
1. Contoh Karangan Deskripsi Spatial
Kecil tapi nyaman. Itulah kalimat sederhana yang dapat menggambarkan kamar kosku. Ruangan berukuran 12 meter persegi itu cukup membuatku merasa nyaman di dalamnya. Kamar kosku menghadap ke selatan. Satu pintu dan satu jendela berterali besi menjadi tanda khusus di kamarku.
Tembok kamar kosku dicat dengan warna hijau muda dengan motif gradasi. Pemilihan warna ini membuat kamar kosku menjadi sejuk dan tidak membosankan. Aku memasang beberapa fotoku bersama keluargaku di tembok kamar kosku ini. Tak lupa ada foto idolaku, Siti Nurhaliza yang aku tempelkan di dekat kasur.
Di bagian belakang kamar kosku ada kamar mandi berukuran 2,5 meter persegi. Kamar mandi itu cukup berisi satu ember dan toilet duduk. Di depan kamar mandi ada perlengkapan keseharianku. Almari berukuran sedang dengan rak sepatu terletak di sampingnya. Di sisi belakang jendela ada kasur berukuran single lengkap dengan bantal, guling, dan boneka kodok kesayanganku.
Rak buku dinding ada di sebelah almari. Rak itu penuh dengan buku-buku yang aku gunakan untuk perkuliahanku. Tidak ada meja belajar, yang ada adalah meja belajar lipat yang selalu tersedia di samping kasur. Agar suasana kamar sejuk, aku memasang kipas angin berukuran sedang di atas pintu. Walaupun kamar kosku berukuran kecil, tapi sangat nyaman bagiku untuk berlama-lama di kamar.
2. Contoh Karangan Deskripsi Realistis
Dekorasi pernikahan Anto dan Ranti menuai banyak pujian. Acara pernikahan ini digelar di sebuah gedung berukuran 100 meter persegi. Area pernikahan ini terbagi menjadi empat loka, yaitu lokal pengantin, lokal konsumsi, lokal rest, dan lokal ekspresi.
Lokal pengantin merupakan lokal utama dalam acara pernikahan ini. Lokal ini merupakan tempat bagi kedua pengantin dan kedua orang tua pengantin. Dekorasi lokal pengantin bernuansa putih perak dengan nuansa bunga tulip asli. Panggung yang tidak terlalu tinggi digunakan untuk lebih menonjolkan lokal ini.
Lokal yang kedua adalah lokal konsumsi. Lokal konsumsi dipisahkan secara khusus dengan batas berupa hiasan balok es bertuliskan A & R. Ada 5 balok es yang diletakkan mengitari lokal konsumsi ini. Makanan utama berupa makanan berat dan makanan-makanan pelengkap lainnya ditata pada lokal ini.
Lokal rest adalah area untuk para tamu beristirahat ketika menikmati konsumsi. Terdapat kurang lebih 150 kursi empuk berenda putih perak di tata rapi. Di setiap sudutnya diletakkan meja berukuran sedang untuk meletakkan piring kotor para tamu.
Lokal yang terakhir adalah lokal ekspresi. Lokal ini terletak di sebelah kanan panggung pada lokal pengantin. Penyanyi yang mengiringi pernikahan menyajikan lagu-lagunya di lokal ini. Alat musik gitar, piano, bass, biola, dan saxophone melengkapi area lokal ini.
3. Contoh Karangan Deskripsi Impresionatis
Kebun binatang Gembira Loka adalah objek wisata bermuatan pendidikan yang tepat bagi keluarga. Di kebun binatang ini, terdapat banyak jenis satwa dan flora. Berbagai jenis hewan dikenalkan di kebun binatang ini. Mulai dari hewan melata, amphibi, aves, karnivora, herbivora, bahkan hewan yang hidup di udara dingin yaitu penguin.
Kebun binatang Gembira Loka merupakan salah satu wisata andalan di Kota Yogyakarta. Setiap musim liburan tiba, maka kebun binatang ini akan selalu kebanjiran pengunjung. Baik pengunjung dari luar daerah ataupun warga Yogyakarta sendiri. Orang tua seperti tidak pernah bosan untuk mengajak putra putri mereka berwisata di tempat ini.
Selain wisata flora dan fauna, Gembira Loka juga menawarkan beberapa aneka permainan. Bahkan pengunjung dapat mengantri untuk merasakan sensasi menunggang kuda. Pengunjung dapat berinteraksi dengan beberapa hewan buas seperti ular ataupun harimau. Tiket masuk yang ditawarkan untuk dapat merasakan semua fasilitas ini pun tergolong murah, cukup 25 ribu per orang.
Oleh karena itu, Gembira Loka merupakan tempat berlibur yang tepat. Dua manfaat dapat diperoleh sekaligus, yaitu rekreasi dan edukasi.
Bab III (Penutup)
A. Kesimpulan:
Berdasarkan materi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa, sebagai salah satu jenis karangan deskripsi ditulis untuk mendeskeipsikan atau memberikan, menggambarkan, atau melukis suatu objek sehingga pembaca memiliki penghayatan seolah-olah menyaksikan atau mengalaminya sendiri. Objek dalam karangan deskripsi itu dapat berupa manusia, suasana dan tempat.
B. Saran:
Berdasarkan isi dari makalah ini, kami berharap makalah ini bisa membantu pembaca dalam mencari informasi mengenai karangan deskripsi. Dalam pembuatan makalah ini, kami menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan dari para pembaca.
Daftar Pustaka:
Pengertian Karangan Deskripsi, Ciri, Tujuan, Cara Membuat, Jenis, Contoh https://www.seputarpengetahuan.co.id/2018/04/pengertian-karangan-deskripsi-ciri-ciri-tujuan-cara-membuat-jenis-contoh.html
Karangan Deskripsi dalam Bahasa Indonesia – Pengertian dan Contohnya https://dosenbahasa.com/karangan-deskripsi

Tidak ada komentar: